Assalaamu’alaikum….
Hai semuanya!
Untuk postingan perdanaku ini, aku akan
membahas tentang Ma’had Al-Jami’ah IAIN Tulungagung. Yap, ini adalah
tempat dimana aku tinggal selama setahun terakhir ini sejak aku menjadi
mahasiswa baru di IAIN Tulungagung.
Pertama kali aku tinggal di ma’had yaitu
Minggu, 24 Agustus 2014 rasanya tuh bahagia, deg-degan, agak takut, penasaran
pokoknya jadi satu. Tetapi setelah aku benar-benar merasakannya dan bisa
menikmatinya ternyata menyenagkan sekali. Aku punya empat teman sekamar yang
baik dan bisa membawa semangat. Mereka antara lain Rusma, Rika, Yefi dan Eka.
Sebenarnya satu kamar diisi oleh enam anak, tapi karena teman kami ada yang
keluar jadi tinggal lima. Malah makin luas, hehe.
![]() | ||
| Penghuni Kamar 208 |
Oh, ya kami tinggal di ma’had selama dua
semester dan boleh pulang tiap dua minggu sekali (jum’at, sabtu, minggu sore
harus sudah balik). Bagi yang ingin pulang silahkan, bagi yang enggak juga
silahkan.
Penempatan mahasantri (di sini disebutnya sih,
begitu) berdasarkan jurusan. Aku tinggal di lantai dua blok B kamar 208. Kami
sekamar satu jurusan yaitu jurusan PAI (Pendidikan Agama Islam) jadi kalo mau sharing
tentang makul mudah gitu, tapi kalau kuliah kami semua beda kelas.
Musyrifah atau pengurus kami di lantai
dua ada empat orang yaitu ukhti Dian, ukhti Ani, ukhti Sam
dan ukhti Nurul. Mereka dengan telaten membina kami meskipun sering
jengkel juga dengan polah kami yang kadang kekanak-kanakan. :P
Ma’had Al-Jami’ah
benar-benar berkesan bagiku. Karena di sana banyak kenangan yang tak terhitung,
baik suka maupun duka. Suka, antara lain bisa bertemu teman baru yang bahkan
aku sebut keluarga baru karena aku seperti benar-benar menjalani hidup dan
berjuang bersama mereka. Aku bisa melatih cara bersosialisasi dan solidaritas
dalam hidup bersama. Selain itu banyak juga acara-acara ma’had yang
menyenangkan, lho!. Lalu, contoh duka antara lain, saat kamar mandi kehabisan
air, tapi itu dulu, sekarang sudah lancar jaya, kok. Air sudah mengalir deras
penuh berkah. Alhamdulillah :D.
![]() |
| Ma'had Tercinta :D |
Di ma’had kami ditempa tentang
kedisiplinan, karena seluruh kegiatan diatur oleh bel. Dan biasanya setelah bel
dibunyikan akan ada hitungan mundur satu sampai sepuluh dan yang belum hadir di
tempat kegiatan saat hitungan berakhir katanya akan mendapat hukuman. Aduh, jadi
apa pun yang kami kerjakan waktu itu ya kami tinggalkan. Tapi asyik juga lho
kalau dinikmati. :D
Untuk kegiatan sehari-hari, dimulai dari bel
yang dibunyikan sekitar pukul empat pagi. Lalu ada adzan dan kami berwudlu lalu
sholat Subuh berjama’ah. Berjama’ah dilakukan per-lantai dan bertempat di
lorong lantai masing-masing karena ma’had belum punya masjid. Untuk
imam, bergantian setiap harinya.
Lalu, dilanjutkan dengan kegiatan mufradat
bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kalau minggu ini bahasa Arab, berarti minggu
depan bahasa Inggris. Di kegiatan ini kami diajari vocab, grammar dan
conversation mengenai dua bahasa tersebut. Setelah acara mufradat, bagi yang
punya jam kuliah pagi ya berangkat kuliah, bagi yang tidak ya terserah mau
ngapain. Hehe :D
Setelah itu kegiatan ma’had dimulai lagi
saat maghrib dengan wajib sholat maghrib berjama’ah. Lalu dilanjut mengaji
Al-Qur’an bareng ukhti masing-masing. Kalau aku masuk kelompok A dengan ukhti
Dian. Bagi mahasantri yang ada jam kuliah malam diberi keringanan tidak ikut
ngaji tapi harus izin terlebih dahulu. Setelah itu kegiatan dilanjut dengan
mengaji kitab kuning bareng dosen. Pas zamanku ini, dosen yang mengajar ngaji
antara lain pak Sirajuddin, pak Aziz, pak Fendik dan pak Teguh. Dan kitab yang
dikaji antara lain Arba’in Nawawi, Tafsir Yaasin, Mabadi’ul Fiqh dan Jurumiyah.
Tapi khusus untuk sabtu tidak perpulangan ada pembinaan baca Al-Qur’an bareng
ustadz Kholili. Setelah ngaji kitab selesai dilanjut sholat Isya’ dan ok, waktu
bebas. Kami menggunakannya untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah.
Khusus untuk sabtu-minggu tidak perpulangan
biasanya kami semua jalan sehat bersama dan ada bimbingan bahasa Inggris dari
dosen langsung. Ah, ya ada lomba hias kamar juga, tapi sayangnya kamar kami
tidak menang. Selain itu tiap tahun ada lomba miss ma’had dan kali ini
yang menang anak lantai dua blok A.
Di ma’had ini ada ujian juga lho setiap akhir semester.
Nah, pada tanggal 1 Juni diadakan Akhirussanah
dan itu artinya kami harus ‘hengkang’ dari ma’had tercinta untuk diganti
dengan adik-adik kami selanjutnya. Dengan berat hati kami harus berpisah dengan
semuanya. Tapi, pengalaman indah di ma’had ini InsyaAllah tak
akan pernah terlupakan. :D
![]() |
| Saat Akhirussanah |
Itu tadi ceritaku tentang kehidupan di ma’had
Al-jami’ah IAIN Tulungagung. Semoga bermanfaat dan terima kasih banyak
sudah membaca. :D
Wassalaamu’alaikum….




Tidak ada komentar:
Posting Komentar